Mencegah Malaria Tidak Sama Dengan DBD

Malaria adalah salah penyakit endemis di beberapa wilayah Indonesia. Apa itu penyakit endemis? Penyakit endemis adalah penyakit yang setiap tahun ada yang mengalami kasusnya. Di Indonesia, penyakit ini banyak terdapat di kawasan Indonesia Timur. Mengapa demikian? Karena vektor penyakit ini yaitu nyamuk Anopheles menyukai daerah rawa-rawa. Di Indonesia Timur, rawa-rawa banyak sekali dijumpai. Jadi jika Anda berkunjung ke wilayah tersebut, berhati-hatilah terhadap satu penyakit ini.

Apakah Cara Mencegah Malaria Sama Dengan DBD?

Penyakit malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh protozoa Plasmodium. Protozoa ini menginfeksi manusia melalui vektor nyamuk Anopheles. Penyakit malaria mungkin kadang dianggap penyakit yang sama dengan DBD. Namun, kedua penyakit ini sangat berbeda. Mulai dari penyebab, tanda dan gejala hingga pengobatannya sangat berbeda. Ciri khas dari penyakit malaria yang membedakan dengan penyakit DBD adalah rasa nyeri pada tulang-tulang dan persendian. Penyakit malaria juga mungkin tidak seganas penyakit DBD dimana penyakit DBD lebih banyak memakan korban. Namun kita tetap perlu waspada dengan penyakit ini. Walaupun penyakit malaria memiliki cara penularan yang hampir sama dengan DBD, kita jangan sampai salah untuk melakukan pencegahan. Karena pencegahan bagi keduanya itu berbeda. Oleh karena itu, untuk menghindari gigitan nyamuk Anophles, kita bisa melakukan hal berikut:

  • Memakai kelambu

Berbeda dengan aktivitas nyamuk penyebab DBD, nyamuk Anopheles menginfeksi inangnya pada malam hari. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidur menggunakan kelambu untuk menghindari gigitan nyamuk penyebab malaria ini.

  • Mencegah genangan air keruh

Nyamuk Anopheles menyukai genangan air keruh untuk berkembang biak, tidak seperti nyamuk Aedes yang menyukai genangan air bersih. Oleh karena itu, cukup pastikan tidak ada genangan air kotor di sekitar rumah.

  • Melakukan fogging

Fogging merupakan upaya memberantas nyamuk dewasa. Karena jentik nyamuk Anopheles yang hidup di air keruh sulit di berantas.

  • Menjaga kebersihan lingkungan

Nyamuk Anopheles yang menyukai genangan air kotor, tentu juga menyukai lingkungan yang kumuh, becek dan bau. Oleh karena itu jagalah kebersihan lingkungan dan ciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

Related posts: